• Artikel Terbaru

    Senin, 27 Februari 2017

    Cerpen Lucu - Kisah Sedih Ku

    Advertisement
    Advertisement
    Berikut ini adalah sebuah cerpen lucu yang dikirimkan oleh pembaca yang bernama Widya Mulyani Purba dengan judul kisah sedihku. Silahkan disimak yah :

    KISAH SEDIH KU
    Karya Widya Mulyani Purba

    Ringg..riiinnggg... , terdengar jelas suara alarm menggebu di telinga ku, cukup jelas membangunku dari tidur dan mimpi indah ku,  ""03.00 hah ya ampun, siapa sih yang usil? Pasti mama deh"" tebak ku penuh kepastian yang masih melotot menatapi jam dinding. Berlari aku turun tangga menyusuri rumah sederhana milik papa mama, ""maaa...mama..."" teriak ku, tapi panggilanku tak di sahuti, ""ya ampun, kemana sih si mama"" ketus ku kesal. Tersentak aku teringat hari ini bertanggal 21.08.2014, yah , hari ulangtahun ku, tepat yang ke 17 tahun, yang anak muda zaman sekarang sih bilang nya SWEETSEVENTEEN, haha, gak salah tuh SWEET? ""hmm,pantaslah saja papa mama gadak di rumah,hari ulangtahun ku kan selalu jadi hari sibuk mereka di kantor"" gumam ku sambil menghela nafas panjang, bukan berarti aku kecewa, karna hal ini sih udah biasa.

    Oke guys, ini bukan cerita tentang hari indahku, tapi ini cerita dimana aku mengerti bahwa kehidupan adalah tempat"" orang keji. Singkat cerita, sepulang sekolah gua jalan sama teman"", terus gua balik ke rumah kosong itu, rumah tanpa penghuni, tanpa mama papa, hanya aku , hanya gadis kecil, mungil, centil sendirian meratapi hari lahir nya yang gak seberapa. - Tepat jam 19.00 gua ajak lutfi, ya pacar gua , kita berdua nonton di bioskop, karna gak terlalu asik, 1/2 dari filim kami lewatkan. Gua ajak dia pulang, tapi apa yang terjadi? Memang nasib lah nasib. Nasib apes! Motor yang kami tunggangin mogok di tengah jalan gelap.

    ""ya.. Ampun, motor lu apaan sih? Sialan banget"" kataku mengutuk, ""ya, maap be, gua lupa isi minyak, hehe..."" kata lutfi sok manis, ""ih, cengingisan lu, isi sana""   ""lu gak ikut""   ""ya ikut, gua jalan di belakang, cepet""   ""iya iya"" 5 menit kami berjalan, seorang pemuda menghampiri kami. ""kenapa dek? Mogok yak?""   ""iya ni bang""   ""noh, diujung jalan sana noh, ada pom bensin, jalan sikit aja nyampek"" kata pemuda yang gak kami kenal sembari menunjuk arah. ""haa.. Sana lu, gua biar nunggu disini"" kembali ku angkat suara. Lutfi pun mengiyakan. Jauh dia meninggalkan ku yang kelelahan, tiba"" segerombol pemuda menghampiri ku;

    ""sendirian neng?"" kata seorang pemuda sambil tersenyum manis, bau mereka tercium bau alkohol, uh, bau sekali. ""iya"" jawab ku cuek.  ""abang abang temenin yak?""  ""ah. Gak perlu""   ""ah si eneng, udah gausah malu"" dicolek nya pipi kanan ku. ""ih apaan sih, jangan kurang ajar ya"" kataku membela diri, tapi mereka hanya tertawa lepas, langsung menyergap tanganku, menyergap ku ke pondok mereka, aku berteriak ketakutan memanggil nama lutfi, tapi... Ah.... Menangis aku tersedu, Lutfi babak belur, keadaan tak sadarkan diri di depan mata ku, aku hanya bisa berteriak sekuat tenaga, tapi apa daya... Tak ada yang mendengar, tak ada yang dapat menolongku, tepat di hari ulangtahun ku ke17, yang ku terima derita, yang kurasa sakit, yang kudapati , PERAWAN KU TELAH DI RENGGUT.
    *selesai*

    Profil Penulis:
    Nama: widya mulyani purba
    panggilan: adel
    T.T.L : siantar,21.08.98
    sekolah: SMAN 5 Siantar
    alamat: jLn.sentosa
    facebook: indahsyamsinar@ymail.com
    profil name : widya ani purba

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar